Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Kisah Kita Belum Usai, Ayah
Kini aku mengerti, Ayah… bahwa kepergianmu bukan akhir dari segalanya. Justru sejak itu, aku mulai benar-benar mengenal arti kehilangan, arti rindu yang tak bisa dituntaskan, dan arti cinta yang tetap tumbuh meski tak lagi bisa bersua. Hari-hari tanpamu kulalui dengan dada yang kadang sesak, tapi justru di situlah aku belajar mencintaimu lebih dalam dari sebelumnya. Kau tak pernah benar-benar pergi, Ayah. Kau tinggal dalam setiap detik yang kutulis, dalam setiap doa yang kusematkan diam-diam di malam- malam panjangku
Ketersediaan
| KIS833102026001- | 158.1 MAS k | My Library | Tersedia |
| KIS833112026002- | 158.1 MAS k | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
158.1 MAS k
|
| Penerbit | Lautan Pustaka : Yogyakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
13 x 19 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-623-8487-56-1
|
| Klasifikasi |
100
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cetakan I
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
Buku ini fokus pada refleksi emosional, memberikan motivasi, serta membantu pembaca yang sedang mengalami kedukaan (grief)
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






